Minggu, 12 April 2015

Organ Reproduksi Perempuan

Organ Reproduksi Wanita
Organ Reproduksi Wanita
Satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam kesehatan reproduksi adalah untuk memahami anatomi dan organ reproduksi. Organ reproduksi adalah bagian tubuh yang berfungsi pada keturunannya melanjutkan proses. Berikut ini adalah deskripsi dari organ reproduksi wanita, menurut R. Wahyudi (2002: 13-17):

a) saluran telur (tuba fallopi), yang terletak di saluran kiri dan fungsi rahim yang tepat untuk dilalui oleh ovum dari ovarium ke rahim.

b) ovarium (indung telur), yang merupakan organ di mana fungsi rahim kiri dan kanan untuk menghasilkan telur (ovum). Setiap sebulan sekali kiri dan ovarium kanan pada gilirannya akan melepaskan telur. Jika tidak terjadi pembuahan, sel telur akan keluar pada saat menstruasi. Sel ovarium mengandung 400.000 telur, tetapi hanya akan mengeluarkan 400 telur selama hidupnya.

c) uterus (rahim), di mana janin dibesarkan, berbentuk seperti alpukat tergencet dan berat badan normal 30-50 gram. Pada saat dalam keadaan hamil, rahim hanya sebesar telur ayam besar.

d) Serviks (leher rahim), yang merupakan bagian bawah rahim. Pada saat pengiriman tiba, kemudian buka mulut rahim agar bayi dapat keluar.

e) Vagina (lubang senggama), yang merupakan saluran silinder sangat elastis dan lipatan. Fungsinya adalah sebagai penis selama hubungan seksual, di mana bayi dan debit menstruasi.

f) Mulut vagina, yang merupakan awal dari vagina, rongga rahim yang menghubungkan dengan luar tubuh.

g) klitoris (klentit), yang merupakan benjolan kecil daging yang paling sensitif dari semua alat kelamin perempuan. Klitoris mengandung banyak pembuluh darah dan saraf.

h) Bibir vagina, yang terdiri dari labia majora dan labia minora. Labia majora adalah bagian luar dari mulut vaginanya ditutupi oleh bulu, terletak di belakang labia majora labia minora banyak pembuluh darah dan saraf menganding.

i) Vulva, adalah organ seksual wanita atau paling luar sering disebut bukit sebagai kemaluan (mons veneris), di mana pertumbuhan rambut kemaluan.

j) tulang kemaluan, adalah tulang yang terletak di depan kandung kemih.

k) rambut kemaluan, bukit kemaluan terletak di daerah dan labia mayora. Rambut kemaluan berfungsi untuk menyering kotoran yang tidak langsung masuk ke dalam vagina.

l) kandung kemih, adalah penampungan sementara air dari ginjal (urine)

m) uretra (saluran kemih), adalah saluran untuk buang air kecil.

n) Mulut uretra, adalah akhir dari uretra.

o) selaput dara (hymen), adalah membran tipis yang terletak pada ketiga di luar vagina. Selaput dara tidak mengandung pembuluh darah. Merobek selaput dara biasanya karena seks (masuknya alat kelamin laki-laki ke dalam vagina), tetapi juga selaput dara bisa robek akibat olahraga berat naik atau bersepeda tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger

MEDICAL SCIENCE